Tren Pemasaran Teh Celup di Era Digital: Transformasi Kemasan, Personalisasi, dan Narasi Keberlanjutan

Authors

  • Agus Purwanto PT. Profesor Agus Purwanto cendekia

DOI:

https://doi.org/10.5555/ijosmas.v7i4.635

Keywords:

Tren Pemasaran Teh Celup di Era Digital: Transformasi Kemasan, Personalisasi, dan Narasi Keberlanjutan

Abstract

Industri teh celup saat ini tengah mengalami pergeseran paradigma pemasaran yang signifikan guna merespons perubahan perilaku konsumen modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tren pemasaran terkini produk teh celup, khususnya dalam aspek digitalisasi, inovasi kemasan, personalisasi produk, dan penerapan isu keberlanjutan (sustainability). Menggunakan metode literature review (tinjauan pustaka), artikel ini mengkaji berbagai artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran teh celup tidak lagi hanya bertumpu pada kualitas rasa, melainkan pada kemampuan merek dalam membangun keterikatan emosional melalui storytelling, menyediakan varian fungsional yang dipersonalisasi, serta mengadopsi kemasan ramah lingkungan yang dipromosikan secara masif di media sosial. Kesimpulannya, integrasi strategi pemasaran digital dengan nilai-nilai keberlanjutan produk menjadi kunci utama bagi produsen teh celup untuk mempertahankan relevansi pasar di era kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albari, A., & Kartikasari, A. (2020). The Influence of Digital Marketing and Brand Image on Consumer Purchase Intention in the Tea Industry. Journal of Marketing Management, 8(2), 45-56.

Dwi, R., & Setiawan, B. (2021). Analisis Strategi Pemasaran Teh Herbal Fungsional Berbasis Media Sosial. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 18(1), 89-98.

Grant, L., & Miller, S. (2019). Sustainable Packaging in the Beverage Industry: Consumer Perceptions and Willingness to Pay for Eco-Friendly Tea Bags. International Journal of Consumer Studies, 43(4), 312-322.

Kumar, A., & Singh, R. (2022). Visual Storytelling on Instagram: A Powerful Tool for Premium Tea Brands. Journal of Interactive Advertising, 22(3), 201-215.

Lestari, P., & Wahyudi, T. (2023). Pengaruh Co-Branding dan Limited Edition Strategy Terhadap Keputusan Pembelian Produk Teh Celup Kontemporer. Jurnal Pemasaran Kompetitif, 6(2), 120-131.

Nguyen, T., & Park, J. (2021). The Rise of Wellness Culture: Driving the Demand for Functional Tea and Healthy Beverages. Global Food and Beverage Review, 14(2), 77-88.

Pratama, M. A., & Handoko, T. (2022). Strategi Pemasaran Berbasis Komunitas dan Dampaknya terhadap Loyalitas Merek Teh Lokal. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(3), 345-356.

Smith, J., & Jones, M. (2018). Subscription Business Models in the Food and Beverage Sector: A Case of Specialty Tea Products. Harvard Business Review Case Studies, 29(1), 12-25.

Wijaya, K., & Utami, S. (2024). Peran Micro-Influencer dalam Membangun Brand Trust Produk Teh Celup Organik pada Generasi Z. Jurnal Komunikasi Pemasaran, 12(1), 54-66.

Zhang, Y., & Wang, L. (2020). Innovation in Tea Bag Design and Packaging: Enhancing Consumer Sensory Experience and Brand Differentiation. Journal of Food Products Marketing, 26(5), 389-405.

Published

2026-11-02

How to Cite

Purwanto, A. (2026). Tren Pemasaran Teh Celup di Era Digital: Transformasi Kemasan, Personalisasi, dan Narasi Keberlanjutan. International Journal of Social and Management Studies, 7(4), 37–41. https://doi.org/10.5555/ijosmas.v7i4.635

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>